
MERAWAT HARAPAN, MENJAGA BUMI
Tulisan ini mengajak kita merawat dan menjaga ibu bumi rumah kita
EKOLOGI
Br. Gerardus Weruin, MTB
3/8/20262 min read


MERAWAT HARAPAN, MENJAGA BUMI
Pintu suci (porta sancta) gereja telah ditutup menandakan tahun Yubeliumpun berakhir. Pintu suci boleh saja ditutup namun harapan tidak ikuti ditutup juga. Di tahun 2005 kita sudah mulai menyalahkan api harapan sekaligus menatap masa depan di tahun 2026 dengan penuh komitmen. Karena ke depan kita akan menghadapi berbagai tantangan dan ancaman terhadap kehidupan manusia dan Ibu Bumi rumah kita. Kita dipanggil membawa harapan bagi yang miskin dan menderita serta menjaga keutuhan alam. Semoga keadilan semakin dinyatakan, keutuhan alam ciptaan semakin dilestarikan.
Kita tidak mampu melawan penguasa, kapitalis, investor dan oligarki. Mari kita mencari jalan alternatif dan kreatif, jika di tahun 2025 kita diajak peduli pada sesame yang lemah-tersingkir, di tahun 2026 kita lebih berfokus pada “Pertobatan Ekologis” sesuai dengan mandat Laudato Si. Tanggung jawab ini sangat mendesak. Karena kita mengalami perubahan iklim yang ekstrem, bencana ekologi (banjir bandang, longsor), polusi atas tanah, air dan udara dan hari-hari terasa seperti dibakar-panggang (panas sudah sampai titik mendidih). Tanggung jawab ini berat, namun sebagai peziarah pengharapan kita diminta-dipanggil untuk mengusahakan untuk bertindak saat ini dan demi masa depan.
Laudato Si memberi inspirasi bagi kita melakukan Pertobatan ekologis. Laudato Si tidak hanya mengajak, tetapi menegur kita tidak boleh serakah mengeksploitasi alam semesta. Hentikan perusakan alam! Di manakah logika manusia dewasa ini? Cara berpikir-pandang manusia dewasa ini mesti berubah bagaimana kita berelasi dengan alam, karena manusia bagian dari alam dan merupakan satu kesatuan, kita saling bergantungan.
Tahun 2025 kita telah mempunyai “cangkul” harapan. Di tahun 2026 ini kita mewujudnyatakan dengan mencangkul agar menghidupi gerakan menjaga kebersihan, memilah sampah dan menanam pohon. Gerakan itu telah kita programkan dalam program kerja JPIC Bruder MTB 2025, yaitu Gerakan Bersih dan Hijau. Strategi kita dalam menerapkan Gerakan itu, yakni P2T (pemahaman, penyadaran, dan tindakan-action); buka mata melihat, buka hati merasakan, dan tangan bergerak. Kita memulai dari komunitas Bruder, asrama, sekolah dan kelompok (pendampingan) kategorial. Kegiatan berupa animasi-edukasi (pembelajaran bersama, diskusi, seminar, pemutaran film ekologi, dan publiskasi berupa bulletin, majalah, dan website). Di samping itu, kita dapat mengadakan pelatihan, life in, kunjungan ke tempat percontohan Gerakan Bersih dan Hijau; membangun kerja sama-kolaborasi. Walaupun kecil bila dilakukan dengan ajeg, kita turut serta dalam merawat harapan, menjaga Ibu bumi rumah kita bersama.
Kontak Jejakku ...
WA 081352245577-
Email brgerard6368@gmail.com